Program Internet Gratis Kaltim Lampaui Target, 802 Desa Kini Terkoneksi

Tepian News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mencatat capaian signifikan dalam program penyediaan internet desa gratis.

Hingga saat ini, jaringan internet telah terpasang di 802 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim, melampaui target awal sebanyak 716 desa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menekan kesenjangan digital, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat di pelosok memiliki akses yang setara terhadap layanan publik, pendidikan, serta aktivitas ekonomi,” ujar Faisal.

Dari total rencana pemasangan di 841 desa, saat ini tersisa 39 desa yang masih dalam tahap akhir penyelesaian.

Keberhasilan pelaksanaan program tersebut didukung oleh alokasi anggaran sebesar Rp9,2 miliar, dengan realisasi pada tahun sebelumnya mencapai Rp8,8 miliar atau sekitar 95,56 persen.

Meski demikian, Faisal mengakui masih terdapat kendala di lapangan, khususnya terkait ketersediaan listrik.

Tercatat sebanyak 125 desa belum menikmati pasokan listrik selama 24 jam, sehingga operasional jaringan internet masih bergantung pada genset maupun sumber energi alternatif.

Memasuki tahun 2026, Pemprov Kaltim akan melakukan penyesuaian kebijakan secara lebih selektif seiring penerapan efisiensi anggaran.

Pengembangan layanan internet gratis akan diprioritaskan untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Wilayah sasaran utama meliputi Kabupaten Berau, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Paser.

“Efisiensi anggaran dilakukan tanpa mengurangi esensi pelayanan internet bagi masyarakat di pelosok,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru