Gubernur Kaltim Tegaskan Alokasi Anggaran Insentif Guru Non ASN Dilanjutkan Tahun Depan

Tepian News – Rudy Masud, Gubernur Kaltim, bantuan insentif untuk guru non-ASN PAUD, TK, SD dan SMP akan tetap berlanjut di tahun depan dan tahun anggaran selanjutnya.

“Jangan ragu, selama kurun 2025-2030, insentif guru non-ASN akan tetap kami berikan,” kata Rudy Masud.

Dirinya melaporkan hingga November 2025, Pemprov Kaltim telah menyalurkan sebesar Rp68,3 miliar bantuan insentif untuk para guru non-ASN.

Guru yang mendapat insentif mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (SD), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Bantuan insentif yang sama juga diberikan para guru raudatul Athfal (RA), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTS) dan ustaz/ustazah.

Jumlah guru yang telah menerima bantuan insentif untuk triwulan III dan IV sebanyak 23.007 orang.

“Kewenangan tingkat sekolah ini berada di kabupaten dan kota. Namun, kami berkomitmen untuk membantu para guru non-ASN tersebut,” jelasnya.

Secara keseluruhan tahun ini, Pemprov Kaltim telah menyiapkan pagu anggaran Rp76,6 miliar untuk bantuan insentif guru non-ASN PAUD, TK, SD dan SMP. Triwulan Empat ini masih akan disalurkan sebesar Rp8 miliar.

“Guru non-ASN PAUD dan TK yang belum mendapat bantuan insentif segera ajukan, karena kita masih ada Rp8 miliar lagi,” sebutnya.

Bantuan insentif yang sudah tersalur Rp68,3 miliar terbagi untuk Samarinda 3.452 guru, Bontang 1.899 guru, Balikpapan 2.376 guru, Kutai Kartanegara 4.634 guru, Penajam Paser Utara 1.465 guru, Kutai Timur 4.175 guru, Berau 1.884 guru, Kutai Barat 561 guru, Mahakam Ulu 393 guru dan Paser 1.704 guru.

“Mudah-mudahan tidak ada guru yang tertinggal. Karena itu segera ajukan,” tegas Rudy Masud. (*)

 

Bagikan:

Berita Terbaru