Gubernur Kaltim Ingatkan Seluruh OPD Mesti Maksimalkan Serapan Anggaran di Penghujung 2025

Tepian News – Rudy Masud, Gubernur Kaltim, mengingatkan jajarannya agar bekerja secara tertib dan taat aturan dalam mengejar realisasi anggaran di penghujung tahun 2025.

Gubernur Kaltim mengingatkan tidak ingindi masa kepemimpinannya ada pejabat dan staf yang kemudian terseret persoalan hukum.

“Pastikan tidak ada kegiatan mark up dan fiktif. Di ujung tahun anggaran, jangan bekerja hantam kromo hanya untuk mengejar serapan anggaran yang tinggi,” kata Rudy Masud.

Dirinya mengaku bisa memberi toleransi ketika target serapan sedikit tidak tercapai, tapi pekerjaan tetap bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Tahun ini target Pemprov Kaltim serapan anggaran mencapai 92,34 persen. Sementara Gubernur Harum masih berharap serapan anggaran bisa tembus hingga 95 persen.

“Semua kegiatan harus tetap berdasarkan pada spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan. Hal-hal yang sangat penting untuk dijaga adalah terkait serapan anggaran, realisasi kegiatan dan akuntablitasnya,” jelasnya.

Pendukung lain yang juga harus mendapat perhatian serius adalah SPJ harus lengkap, sah dan bisa diuji.

“Meski dikerjakan di akhir tahun, mutu dan kualitas semua pekerjaan harus tetap dijaga. Terpenting kebermanfaatannya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat. Ingat, setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan,” sebutnya.

Untuk 25 organisasi perangkat daerah (OPD) yang serapan anggarannya masih di bawah target, Gubernur Harum minta agar semua bisa segera menyesuaikan.

Karena APBD perubahan baru saja disetujui, maka diharapkan dalam sisa waktu tersedia semua pekerjaan bisa diselesaikan.

Awal dan pertengahan Desember nanti diharapkan persentase serapan anggaran akan jauh meningkat.

“Sekarang sudah akhir November. Artinya, waktu kita hanya tinggal empat minggu untuk menutup tahun ini. Harapan kami, kita bisa menutup tahun ini dengan baik, terkait APBD murni dan APBD perubahan,” tegasnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru