Tepian News – Pengamanan wilayah perairan Kalimantan Timur (Kaltim) akan diperkuat melalui rencana pembentukan tiga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) baru.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkokoh pertahanan maritim sekaligus mendukung keamanan kawasan strategis, termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rencana tersebut disampaikan Panglima Komando Daerah Angkatan Laut (Pangkodaeral), Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi, dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Ia mengungkapkan, tiga Lanal yang akan dibentuk berada di Balikpapan, Sangatta (Kutai Timur), dan Berau.
Selain itu, Lanal Balikpapan direncanakan ditingkatkan statusnya menjadi tipe A pada tahun ini.
TNI AL juga menyiapkan pembentukan pos Angkatan Laut tambahan di kawasan IKN yang ke depan berpotensi berkembang menjadi komando daerah tersendiri.
Gubernur Kaltim, Rudy Masud, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah TNI AL dalam memperkuat pengamanan wilayah perairan.
Menurutnya, keberadaan TNI AL memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan dan melindungi kekayaan sumber daya alam di wilayah Kaltim yang memiliki banyak pulau dan kawasan laut.
Ia juga menegaskan bahwa keamanan wilayah Kaltim, termasuk kawasan IKN, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan aparat pertahanan. Sinergi yang selama ini terjalin dinilai sudah berjalan baik dan perlu terus diperkuat.
“Wilayah perairan Kaltim memiliki nilai strategis yang harus dijaga. Karena itu, kolaborasi antara Pemprov Kaltim dan TNI AL menjadi kunci dalam memastikan stabilitas keamanan maritim,” ujarnya.
Dengan penguatan struktur pertahanan laut dan pembentukan pangkalan baru, diharapkan pengawasan serta perlindungan wilayah perairan Kaltim semakin optimal seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan pembangunan di kawasan tersebut. (*)



