Tepian News – Pemprov Kaltim menyerahkan bantuan pendidikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Program Pendidikan Gratispol kepada 32.853 mahasiswa dari 53 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS).
Penyerahan UKT ini diberikan secara simbolis kepada 53 mahasiswa oleh Gubernur Kaltim, Rudy Masud, didampingi Seno Aji, Wakil Gubernur Kaltim.
“Yang kita lakukan hari ini tidak lain dan tidak bukan untuk memastikan anak-anak Kaltim mampu mengenyam pendidikan tidak hanya sebatas SMA atau S1, tapi sampai S2 hingga S3,” kata Rudy Masud.
Menurutnya, Gratispol bukan hanya bantuan pendidikan bukan sekadar untuk membiayai kuliah, tetapi untuk memastikan bahwa para mahasiswa bisa menjadi sarjana dan wirausaha yang mandiri.
“Dana Gratispol wajib digunakan seoptimal mungkin dan tepat sasaran. Prioritas utama adalah keringanan biaya studi mahasiswa, khususnya di komponen UKT. Tidak boleh ada penyimpangan, tidak boleh ada penyalahgunaan,” jelasnya.
Karena itu, Gubernur berharap pengelolaan dana UKT harus akuntabel, transparan, tertib administrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ini uang rakyat, amanah rakyat, untuk masa depan rakyat. Seluruh kampus harus memastikan bahwa manfaatnya benar-benar sampai kepada mahasiswa yang membutuhkan,” tegasnya. (*)



