Tepian News – Pemkab Kukar menetapkan kawasan Tangga Arung Square Tenggarong sebagai lokasi pusat ekonomi masyarakat saat Ramadan 1447 Hijriah.
Di Tangga Arung Square, Pemkab Kukar menggelar Pasar Ramadan, dimaksudkan untuk pelaku UMKM dapat berkembang dalam meningkatkan usahanya.
“Kita melihat tren positif peningkatan kapasitas pelaku UMKM, baik dari kuantitas usaha, akses permodalan, hingga cara bertransaksi yang semakin modern,” kata Aulia Rahman Basri.
Menurutnya, dengan sistem pembayaran non tunai di Pasar Ramadan ini, menandakan perkembangan UMKM menuju ekonomi digital.
“Perubahan pola pembayaran menjadi indikator bahwa pelaku usaha mulai beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital,” jelasnya.
“Tadi saat berkeliling kita lihat sudah ada yang menggunakan pembayaran non-tunai,” lanjutnya.
Terkait aktivitas ekonomi selama Ramadan, Bupati Aulia menekankan meski pusat keramaian dialihkan ke Tangga Arung Square, para pedagang pakaian atau pernak-pernik yang ingin berjualan di area Masjid Agung tetap diperbolehkan.
“Syaratnya pedagang harus berkoordinasi dengan pengurus masjid guna menjaga ketertiban,” tegasnya.
“Yang terpenting seluruh kegiatan dilaksanakan dengan baik, aman, dan tetap mengutamakan kekhusyukan ibadah,” pungkasnya. (*)



