Satgas Pangan Kukar Cek Peternakan Ayam di Tenggarong Seberang, Produksi Telur Dipastikan Stabil Jelang Idulfitri

Tepian News – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan peninjauan langsung ke peternakan ayam petelur milik Nyoman di Desa Kertabuana L4, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kegiatan tersebut dilakukan setelah sebelumnya tim melakukan inspeksi mendadak di Pasar Mangkurawang. Peninjauan ke tingkat produsen ini bertujuan memastikan pasokan telur dan ayam tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi peternakan.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain sistem pencampuran pakan mandiri (self-mixing), kualitas nutrisi pakan, kepadatan kandang, kebersihan kandang, hingga pengelolaan limbah peternakan.

Peternakan yang dikunjungi diketahui memelihara sekitar 15.000 ekor ayam petelur dengan kemampuan produksi harian mencapai 750 hingga 800 butir telur.

Produksi tersebut menjadi salah satu penopang pasokan telur bagi masyarakat di wilayah Kutai Kartanegara.

Anggota Satgas Saber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Yudhi, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi harga bahan pangan di Kukar masih relatif terkendali.

“Komoditas seperti beras, telur, daging, dan bawang terpantau stabil, bahkan harga cabai rawit merah mengalami penurunan. Kami juga memastikan stok gula tetap aman di pasaran,” ujar Yudhi saat melakukan peninjauan.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan dengan melakukan spekulasi harga ataupun penimbunan barang.

“Satgas tidak akan ragu mengambil tindakan hukum tegas jika ditemukan pelanggaran di lapangan,” tegasnya.

Pengawasan ini merupakan bagian dari instruksi Kepala Badan Pangan Nasional untuk memperketat pengendalian harga dan ketersediaan pangan selama periode Februari hingga April.

Yudhi pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan menjelang Lebaran.

“Dengan terjaganya pasokan, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying karena ketersediaan pangan dipastikan mencukupi kebutuhan Lebaran,” pungkasnya. (*)

 

Bagikan:

Berita Terbaru