Program Sekolah Rakyat Bukan Kebanggaan, Anhar Sebut Belum Meratanya Pendidikan di Samarinda

Anhar, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda

Tepian News – Anhar, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, menyambut baik pelaksanaan Program Sekolah Rakyat (SR) di Samarinda, pada tahun 2025 ini.

Diketahui, Samarinda ditetapkan jadi salah satu dari 65 daerah yang akan melaksanakan Program Sekolah Rakyat (SR) di 2025.

Meski begitu, Anhar menyebut program SR di Samarinda bukan menjadi landasan suatu kebanggaan sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat.

Sebaliknya, pelaksanaan program SR akan memberikan kesan kurang meratanya pendidikan di Kota Tepian.

“Menurut saya ini bukan kebanggan, di lain pihak kita ingin sekolah berkualitas tanpa ada embel-embel terhadap sekolah,” kata Anhar, Sabtu (21/6/2025).

Selain itu, dengan pelaksanaan program SR ini jadi tanda bahwa Samarinda belum terbebas dari kemiskinan ekstrem.

“Ini tentu kontradiktif, barometer keriteria murid yang dicari itu tidak berkemampuan dari segi finansial,” jelasnya.

Menurut Anhar, jika suatu daerah ditetapkan menjadi kandidat pembangunan sekolah rakyat, maka menandakan bahwa kota tersebut belum terbebas dari kemiskinan ekstream.

Dirinya menyarankan agar anggaran ratusan miliar membangun Sekolah Rakyat di Samarinda dapat dialihkan menjadi program beasiswa.

“Dari pada membangun fasilitas Sekolah Rakyat, lebih baik anggaran ratusan miliar, lebih baik menjadi beasiswa,” tegasnya. (adv)

Bagikan:

Berita Terbaru