Tepian News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memastikan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII tetap akan dilaksanakan pada November 2026.
Kepastian tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan KONI Kaltim.
Meski jadwal bulan pelaksanaan telah disepakati, penentuan tanggal pasti masih dalam pembahasan.
Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi anggaran yang sebagian besar baru tersedia pada perubahan anggaran di akhir tahun.
Ketua KONI Paser, Katsul Wijaya, mengatakan pihaknya masih membuka ruang untuk berbagai masukan terkait waktu pelaksanaan.
“Kami juga mempertimbangkan masukan yang ada. Karena agenda ini dilaksanakan akhir tahun dan hampir sebagian besar anggaran di perubahan, tentu waktu yang diinginkan menyesuaikan pencairan anggaran,” ujarnya.
Di sisi lain, keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama dalam penyesuaian teknis pelaksanaan. Meski begitu, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tetap dipertahankan.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa Porprov tetap berjalan sesuai rencana meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran.
“Kita semua bersepakat, pelaksanaan Porprov akan dilaksanakan November walaupun dalam efisiensi anggaran,” tegasnya.
Faisal menjelaskan, sebanyak 64 cabang olahraga tetap akan dipertandingkan. Namun, jumlah nomor pertandingan di tiap cabang akan dikaji ulang guna menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
“Cabor tetap 64 sesuai yang ditetapkan, tapi nomor tandingnya yang diverifikasi ulang. Nomor tanding yang dikurangi, kami imbau juga kabupaten/kota mengirim atlet-atlet yang memang potensial, karena jumlah peserta juga akan berkurang,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, pelaksanaan Porprov Kaltim VIII diharapkan tetap berjalan optimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. (*)



