Tepian News – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya mengejar target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8 persen.
Target pertumbuhan ekonomi ini terbahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) Kukar Tahun 2025.
“Rakor ini penegasan komitmen Pemkab Kukar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8 persen, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025 hingga 2029,” kata Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanessa Vilna.
Syarifah Vanessa Vilna menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah menyosialisasikan peran Tim PPED, menyamakan persepsi di lingkup Pemda dan forum lintas sektor.
“Serta membangun komitmen bersama untuk menyusun langkah konkret akselerasi ekonomi,” jelasnya.
Sunggono, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, mengatakan pembentukan Tim PPED melalui Keputusan Bupati Nomor 249 Tahun 2025 merupakan respons cepat terhadap Surat Edaran Mendagri Nomor 000.4.6/3764/SJ.
“Tim ini adalah mesin penggerak kita, mewujudkan komitmen bahwa Kukar siap berlari kencang dan menjadi lokomotif penting pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Sunggono.
Sunggono menekankan tiga kunci keberhasilan. Pertama, Kolaborasi, yang menuntut seluruh anggota tim menghilangkan ego sektoral dan bekerja sinergis.
Kedua, Akurasi dan Kecepatan, di mana pelaporan kinerja akan dipantau langsung oleh pemerintah pusat melalui portal daring https://kendaliekonomi.kemendagri.go.id. Data harus valid dan dilaporkan paling lambat tanggal 15 setiap bulannya.
“Ketiga inovasi, di mana tim dituntut tidak hanya terjebak rutinitas, tetapi mampu melahirkan terobosan sesuai potensi lokal Kukar,” tegasnya. (*)



