PBB Lirik IKN, UNDSS Buka Peluang Kerja Sama Keamanan dan Pengembangan

Tepian News – Peluang kolaborasi internasional untuk pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin terbuka setelah perwakilan United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) melakukan kunjungan ke Otorita IKN.

Pertemuan ini menjadi langkah awal mempererat komunikasi sekaligus menjajaki kerja sama ke depan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memaparkan bahwa pembangunan IKN kini telah memasuki tahap penguatan kawasan inti pemerintahan.

Ia juga menegaskan bahwa fokus pembangunan berikutnya akan diarahkan pada kawasan legislatif dan yudikatif sebagai bagian dari rencana jangka panjang hingga 2045.

“Saya sampaikan rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara, terdiri dari lima tahap dari tahun 2022 hingga 2045. Saat ini, kita telah bersiap untuk menyelesaikan segala pembangunan di sektor inti pusat pemerintahan perkantoran. Di tahun mendatang, kami akan berfokus pada pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang sudah kita mulai dari sekarang,” ujar Basuki.

Sementara itu, perwakilan UNDSS melihat perkembangan IKN sebagai peluang strategis untuk kolaborasi global.

Security Adviser and Representative of UNDSS untuk Indonesia dan Timor-Leste, Allan Mendoza, menyebut pihaknya tertarik dengan kemajuan pembangunan di kawasan tersebut.

“Kami tertarik dengan berbagai perkembangan yang terjadi di Ibu Kota Nusantara. Salah satu latar belakang kunjungan kami adalah untuk menindaklanjuti survei yang dilakukan diplomatic community tahun lalu. Dan, ternyata Otorita IKN sangat membuka pintu bagi UN untuk hal ini, akan kami sampaikan kabar itu. Harapannya, perwakilan kami yang lainnya dapat berkunjung ke sini juga ke depan,” kata Allan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UNDSS untuk memahami kondisi keamanan dan kesiapan kawasan, seiring meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap IKN.

Sebagai informasi, UNDSS merupakan bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memiliki peran dalam mengoordinasikan aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh entitas PBB secara global.

Dengan adanya kunjungan ini, Otorita IKN berharap dapat membuka ruang dialog yang lebih luas dengan komunitas internasional, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai kawasan yang inklusif dan terbuka terhadap kerja sama global di masa depan. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru