Tepian News – Iswandi, Ketua Komisi II DPRD Samarinda mendorong Perumda Varia Niaga ikut berperan dalam menjaga stok dan stabilitas harga beras tetap stabil di Kota Tepian.
Iswandi menyoroti kondisi kelangkaan beras bermerek beberapa waktu kebelakang, lantaran terjadj peningkatan harga beras yang terjadi secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara ketersediaan beras dengan harga terjangkau sangat terbatas.
“Salah satu solusi yang bisa diambil adalah mendorong Perumda Varia Niaga atau badan usaha milik daerah (BUMD) berperan langsung dalam distribusi beras,” ungkap Iswandi.
“Kalau kita ingin harga beras tetap stabil, maka perlu memangkas rantai distribusi. Perumda Varia Niaga bisa turun sebagai penyalur agar lebih efektif,” sambungnya.
Menurutnya, permasalahan harga pangan tidak bisa dilepaskan dari mekanisme distribusi. Panjangnya rantai pasok sering menjadi pemicu harga di tingkat konsumen melonjak.
“Kalau memang ada permainan agen, kita harus tindak. Jangan sampai masyarakat jadi korban,” jelasnya.
Iswandi juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Ini bukan hanya soal stok beras, tapi juga kepercayaan masyarakat. Jangan sampai inflasi liar hanya karena distribusi tidak terkendali,” sebutnya.
Dengan mendorong keterlibatan BUMD, pihaknya berharap, masalah pangan bisa lebih cepat diatasi.
“Kuncinya adalah komitmen bersama. Kalau semua pihak serius, harga dan stok pasti bisa terkendali,” tegasnya. (adv)



