Tepian News – Mohammad Novan Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyarankan digelarnya program simulasi evakuasi bagi siswa sekolah di daerah rawan bencana.
Pihaknya di Komisi IV DPRD Samarinda juga telah meninjau sejumlah sekolah rawan longsor.
“Selain pembangunan fisik, kesiapan mental siswa dan guru juga penting. Belum ada pelatihan evakuasi, belum ke arah sana. Padahal ini daerah lereng. Edukasi bencana itu perlu,” kata Novan.
Dirinya mendorong BPBD dan Disdikbud Samarinda berlu perlu bekerja sama dalam menyusun kurikulum atau program simulasi evakuasi bagi sekolah-sekolah di daerah rawan bencana.
“Hal ini dimaksudkan agar mengurangi potensi siswa panik saat terjadi longsor atau banjir di sekolah-sekolah,” jelasnya.
Selain itu, dirinya mendorong dilaksanakannya pelatihan dan edukasi mitigasi bencana bagi para siswa.
“Kita mendorong digelarnya pelatihan atau edukasi mitigasi bencana untuk siswa,” tegasnya.
“Kita bangun sekolah, tapi jangan lupa membangun budaya siaga. Pendidikan tangguh itu bukan cuma soal nilai akademik, tapi juga kesiapan menghadapi risiko,” pungkasnya. (adv)



