Bulog Samarinda Pastikan Stok Beras di Wilayah Kaltim Aman Hingga Akhir 2025

Tepian News – Badan Urusan Logistik (Bulog) Samarinda, berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan beras di isu tengah kelangkaan beras yang saat ini mencuat.

Bulog Samarinda melaporkan stok beras di wilayah Kaltim masih aman hingga akhir tahun 2025.

Adi Yanuar, Pimpinan Cabang Bulog Samarinda, menjelaskan pihaknya telah menyalurkan beras melalui berbagai jalur distribusi, termasuk penyaluran bantuan pangan dan kerja sama dengan pemerintah daerah, kodim, hingga polres.

“Kondisi stok kami, Samarinda membawahi enam kabupaten/kota di Kaltim. Memiliki stok 8.900 ton beras medium, melakukan penyaluran beras SPHP ke hampir enam kabupaten/kota,” kata Adi Yanuar.

Bulog Samarinda juga melaporkan hingga saat telah menyalurkan 1.016 ton beras bantuan pangan ke masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memastikan distribusi menjangkau masyarakat di tingkat kelurahan.

“Kami juga sudah melakukan penyaluran bantuan pangan, sudah tersalurkan 1.016 ton. Gerakan pangan murah, penyaluran melalui pasar dan pengecer,” paparnya.

Tidak hanya melalui pasar tradisional, Bulog juga mulai menggandeng ritel modern untuk memperluas distribusi.

Adi memaparkan harga beras medium di Bulog tidak mengalami perubahan. Harga eceran tertinggi (HET) telah ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram, sementara harga dari gudang Bulog ke ritel modern dipatok Rp11.300 per kilogram.

“Harganya masih sama, tidak ada yang berubah. Untuk wilayah II itu Rp11.300 per kilogram, dijual HET maksimal Rp13.100 per kilogram,” tegasnya.

Dengan stok yang tersedia, Bulog optimistis kebutuhan masyarakat di wilayah Samarinda dan sekitarnya masih bisa terpenuhi hingga akhir tahun.

“Kalau kami lihat stoknya memang lumayan besar. Sampai akhir tahun masih cukup. Kalau di gudang kami, stoknya Insya Allah masih aman,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru