Tepian News – Abdul Rohim, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, mendorong Pemkot Samarinda memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang dimiliki Samarinda.
Untuk itu, Abdul Rohim menyarankan perlu ada optimalisasi pemasukan daerah diperlukan strategi jangka panjang.
Menururnya, dengan naiknya PAD Samarinda, menjadi tanda untuk memperkuat fondasi fiskal Kota Samarinda, di tengah gempuran pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.
“Sehingga mampu menopang keuangan daerah yang diperkirakan menyusut hingga tahun 2026 mendatang karena efisiensi anggaran,” kata Abdul Rohim.
Diketahui, PAD Samarinda tahun 2025 ini ditarget sebesar Rp1,2 triliun. Nilai ini dianggap cukup realistis mengingat pemasukan Samsrinda yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami optimis PAD bisa melebihi target yang ditetapkan. Bisa sampai di Rp1,3 hingga Rp1,5 triliun,” sebutnya.
Politisi PKS ini menekankan keberhasilan peningkatan PAD bukan sekadar menunjukkan kemampuan daerah mencapai angka tertentu, melainkan juga menggambarkan keseriusan dalam mengelola sumber daya lokal demi kemandirian fiskal.
“Capaian PAD perlu sejalan dengan program pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi warga Samarinda agar kekuatan APBD benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya. (adv)



