Anggaran Gratispol 2026 Tembus Rp1,37 Triliun, Pemprov Kaltim Sasar Hampir 159 Ribu Mahasiswa

Tepian News – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp1,377 triliun untuk Program Gratispol Pendidikan pada 2026.

Dana tersebut ditargetkan menjangkau 158.981 penerima beasiswa dari berbagai jenjang pendidikan tinggi.

Gubernur Kaltim, Rudy Masud, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Benua Etam.

“Kita tetap memberikan beasiswa Gratispol. Kami yakin investasi yang paling baik adalah pada sumber daya manusia,” ujar Rudy Masud.

Ia berharap, dengan alokasi anggaran yang jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, semakin banyak putra-putri Kaltim yang dapat melanjutkan studi hingga jenjang S-1, S-2, bahkan S-3.
Skema Pembayaran UKT dan Fakultas Berbiaya Tinggi

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Kaltim akan menanggung pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa pada fakultas-fakultas umum.

Sementara untuk program studi dengan biaya tinggi seperti kedokteran, pemerintah telah menyusun perhitungan khusus.

“Sementara untuk fakultas berbiaya tinggi, seperti Fakultas Kedokteran, Pemprov Kaltim telah membuat perhitungan tersendiri demi keadilan dan perluasan jangkauan penerima beasiswa,” jelas Rudy.

Di sisi lain, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltim, Dasmiah, melaporkan bahwa penyaluran Gratispol untuk mahasiswa semester 2 telah rampung.

Sebanyak 21.128 mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) telah menerima bantuan dengan total nilai Rp103,14 miliar.

Mahasiswa baru tahun 2025 yang sebelumnya memperoleh bantuan juga dipastikan telah menerima dukungan untuk semester genap.

“Untuk mahasiswa semester 4, 6, dan 8 saat ini sedang dalam proses verifikasi dan validasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Insyaallah, akhir Februari seluruhnya sudah tuntas dan segera disalurkan,” terang Dasmiah.

Saat ini, tercatat 79.850 penerima dalam daerah masih menjalani proses verifikasi dan validasi. Sementara itu, pengajuan dari luar daerah mencapai 12.857 orang.

Pada 2025, yang menjadi tahun pertama kepemimpinan Gubernur Rudy Masud bersama Wakil Gubernur Seno Aji, Pemprov Kaltim berhasil melakukan penyesuaian anggaran sehingga Program Gratispol Pendidikan dapat dinikmati 24.492 mahasiswa dengan realisasi anggaran Rp127,88 miliar dari pagu Rp204,6 miliar.

Dengan lonjakan anggaran di 2026, Pemprov Kaltim optimistis program ini akan semakin luas menjangkau mahasiswa dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Timur. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru