Tepian News – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatatkan langkah penting dalam penguatan investasi dengan menandatangani tujuh perjanjian kerja sama pemanfaatan tanah bersama lima investor nasional.
Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya.
Mereka akan menggarap beragam sektor usaha, mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga beserta infrastruktur penunjangnya.
Kehadiran proyek-proyek investasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di kawasan Ibu Kota Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasinya kepada para investor yang telah menunjukkan komitmen mendukung percepatan pembangunan Nusantara. Ia juga mengajak pelaku usaha lain untuk tidak ragu menanamkan modal di IKN.
“Kita menandatangani perjanjian kerja sama investasi hari ini dan pembangunan akan segera berjalan. Sampaikan juga kepada rekan-rekan bisnis, ayo berinvestasi ke IKN, pasti akan kami tindak lanjuti,” ujar Basuki.
Sementara itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek dari tujuh perjanjian kerja sama tersebut ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada pertengahan tahun 2026.
“Mayoritas PKS ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan 2026. Saat ini para investor tengah mempersiapkan tahapan perjanjian lanjutan serta proses perizinan,” jelas Roi.
Komitmen investasi tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan pelaku usaha. Perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Otorita IKN untuk berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru.
“Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Saya melihat langsung di bawah kepemimpinan Pak Basuki, kemajuan dan perkembangan IKN berjalan sangat luar biasa,” ungkapnya.
Masuknya tujuh proyek investasi baru ini menjadi sinyal menguatnya kepercayaan dunia usaha terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Otorita IKN pun menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan agar Nusantara tumbuh sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi baru Indonesia menuju 2028. (*)



