Tepian News – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pentingnya transformasi peran guru, tidak lagi sekadar sebagai pengajar, tetapi sebagai fasilitator utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Pada peringatan HUT ke-80 PGRI di IKN, Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan komitmen Otorita IKN dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas secara menyeluruh, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kami telah membangun fasilitas pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP Hingga SMA, yang akan diselesaikan hingga akhir tahun 2025 ini. Tujuan kita adalah mencetak talenta muda sebagai generasi emas Ibu Kota Nusantara, sesuai dengan kebutuhan global tuntutan era digital,” kata Bimo Adi.
Peringatan HUT PGRI ke-80 yang dihadiri ratusan guru se-Kalimantan Timur ini juga diisi dengan seminar pendidikan.
Ketua PGRI Kalimantan Timur, Yonathan Palinggi, menyampaikan seminar ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan kompetensi guru, salah satunya melalui kemitraan dengan Otorita IKN.
“Kami berharap, seminar ke depan, sinergi PGRI dengan Otorita Ibu Kota Nusantara akan terus berlanjut. Termasuk melalui salah satu fungsi PGRI, sebagai organisasi progresif dalam rangka meningkatkan kompetensi dalam sektor pendidikan,” ujarnya.
Guru bukan sekadar profesi, tetapi kekuatan yang membentuk karakter bangsa.
Melalui penguatan peran guru di Nusantara, Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota baru dimulai dari manusia yang dididik dengan nilai, pengetahuan, dan akhlak. (*)



