Jaga Inflasi Daerah, Pemkot Samarinda Segera Buka 11 Gerai Pangan di Koperasi Merah Putih

Tepian News – Pemkot Samarinda menyiapkan 11 gerai koperasi merah putih (KMP) di 10 kecamatan Kota Tepian, dalam rangka mendukung stabilitas harga pangan (inflasi).

Nadya Turisna, Kabag Ekonomi Setkot Samarinda, mengatakan pembukaan 11 gerai pangan di koperasi merah putih ini untuk memutus rantai pemasok pangan.

“Saat ini Samarinda sudah menyiapkan 11 gerai KMP yang tersebar di 10 kecamatan, dan segera akan diluncurkan,” ungkap Nadya.

Dirinya melaporkan tingkat inflasi di Samarinda saat ini berada di angka 2,16 persen, atau berada di bawah angka nasional.

“Lokasi gerai-gerai tersebut sudah ditentukan agar operasional KMP berjalan lancar dalam mendukung upaya pengendalian inflasi di Kota Tepian,” jelasnya.

Sebelumnya, Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri RI, mendorong daerah melakukan pengendalian harga pangan.

Secara keseluruhan inflasi Indonesia pada September 2025 terjaga di angka 2,65 persen (year on year). Ia menargetkan inflasi nasional tetap stabil pada kisaran 2,5 persen ±1 persen demi menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

Tito juga menyoroti sejumlah komoditas yang perlu mendapat perhatian, seperti cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras, yang mengalami kenaikan harga di ratusan daerah.

Ia mendorong pemerintah daerah segera melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk distributor, asosiasi pengusaha, dan Kadin, guna menekan laju inflasi di wilayah masing-masing.

Menurutnya, koperasi merah putih (KMP) sangat berperan strategis dalam mendukung stabilisasi harga pangan.

“KMP diharapkan mampu menjadi penghubung distribusi pangan agar rantai pasok lebih efisien dan harga di pasar tetap terkendali,” kata Tito Karnavian. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru