Tepian News – Pemkot Samarinda melaksanakan rapat teknis tindak panjut hasil pelaksanaan Kredit Betuah.
Rapat teknis ini dipimpin Saefuddin Zuhri, Wakil Wali Kota Samarinda, dan diikuti pimpinan Bank Indonesia Kaltim, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Bankaltimtara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemkot Samarinda.
Saefuddin Zuhri mengatakan Kredit Bertuah merupakan salah satu program unggulan Pemkot Samarinda untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus menghindarkan mereka dari praktik pinjaman berbunga tinggi.
“Pemerintah Kota berkomitmen agar Kredit Bertuah benar-benar menjadi jalan keluar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Kita akan terus memperkuat koordinasi dan melakukan pembinaan, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” kata Saefuddin Zuhri.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 600 pelaku UMKM di Samarinda telah memanfaatkan Kredit Bertuah.
“Angka ini menunjukkan tingginya minat sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap program pembiayaan dengan bunga nol persen yang digagas Pemerintah Kota Samarinda,” jelasnya.
Pihainya juga membahas langkah-langkah penguatan pembinaan UMKM, termasuk perlunya edukasi mengenai pengelolaan keuangan, kedisiplinan dalam pembayaran, serta pentingnya menjaga reputasi kredit untuk mempermudah akses pembiayaan di masa mendatang.
Selain itu, Pemerintah Kota bersama mitra strategis seperti BI, OJK, dan Bankaltimtara bersepakat untuk terus meningkatkan sinergi agar penyaluran Kredit Bertuah berjalan semakin efektif.
“Tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga memastikan penerima kredit mendapatkan pendampingan yang memadai,” sebutnya.
“Diharapkan Kredit Bertuah dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda sekaligus memperkuat daya saing pelaku UMKM di berbagai sektor,” tegasnya. (*)



