7.619 Sambungan Rumah Jargas Akan Dibangun Mulai Akhir 2025 di Samarinda

Tepian News – Samarinda mendapat alokasi 7.619 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) rumah tangga yang akan di danai oleh APBN.

Program 7.619 sambungan jargas ini rencananya mulai dikerjakan pada akhir tahun 2024 dan ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.

Kepastian pelaksanaan program ini disampaikan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM pada presentasi rencana pembangunan jaringan gas di Samarinda.

“Samarinda merupakan satu diantara 15 kabupaten kota di Indonesia yang mendapat kuota dari Ditjen Migas dalam program jaringan gas untuk rumah tangga ini,” ungkap Doni Oktarizon, PPK Ditjen Migas.

Dirinya menyampaijan saat ini kontraktor yang akan membangun jaringan gas tadi masih masuk dalam tahap tender di Kementerian.

Pihaknya menargetkan 18 September mendatang sudah ada penandatangan MOU kerjasama antara Kementerian ESDM dan Pemkot Samarinda dalam upaya mendukung program tersebut.

“Untuk Samarinda pembangunan jargas ini akan disebar di dua kecamatan diantaranya Kecamatan Samarinda Ilir di wilayah Kelurahan Sidomulyo sebanyak 1.126 SR dan Kecamatan Sungai Pinang, di wilayah Kelurahan Sungai Pinang Dalam sebanyak 6.496 SR jaringan gas,” jelasnya.

Doni memaparkan dalam pembangunnya nanti tentunya meninggalkan masalah sosial di fasilitas jalan.

Karena pihak kontraktor akan melakukan penggalian jalan untuk menanam jaringan pipa gas yang akan dialirkan ke rumah warga.

“Jadi kami memohon pengertiannya untuk masalah sosial ini, karena setelah pekerja melakukan penggalian tidak serta merta langsung kami tutup mengingat harus dilakukan ujicoba terhadap pipa gas tadi untuk memastikan tidak ada kebocoran,” tegasnya.

Sementara itu, Saefuddin Zuhri, Wakil Wali Kota Samarinda, menyambut baik program jargas di dua kecamatan yang ada di Samarinda.

Menurutnya kerjasama ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mencari solusi pemenuhan energi di Kota Tepian.

“Tentunya kita sangat bersyukur atas hadirnya proyek ini di Samarinda. Semoga bisa memberi manfaat dan pekerjaannya bisa berjalan lancar hingga tuntas sesuai target waktu yang ditentukan,” ungkapnya.

Saefuddin Zuhri mendorong pihak Ditjen Migas dan Pemkot bisa terus membangun komunikasi yang kuat dalam kerjasama tersebut.

Ia juga meminta rencana strategis ini disusun dan dipersiapkan dengan matang dan saling bersinergi.

“Yang penting pengawasan selalu dilakukan secara ketat dalam pekerjaan di lapangan. Jangan sampai bermasalah dikemudian hari karena ini berkaitan dengan gas. Intinya kita siap fasilitasi untuk masalah perizinan,” sebutnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru