Banyak Lahan Tidur Perkebunan Sawit, Rudy Masud Minta Kaltim Jadi Daerah Dengan Produksi CPO Terbesar

Tepian News – Rudy Masud, Gubernur Kaltim, mendorong Bumi Mulawarman menjadi peringkat pertama dalam produksi minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Saat ini Provinsi Riau, menjadi nomor satu produsen produk kelapa sawit di Indonesia. Sementara Kaltim menempati posisi kelima soal produksi CPO.

Menurutnya, target tersebut berdasarkan kondisi perkebunan kelapa sawit Kaltim memiliki potensi untuk menjadi nomor satu.

Untuk itu, Rudy Masud mengajak semua pihak terkhusus pengurus Gapki untuk bersama-sama mencapai target yang di inginkan agar Kaltim menjadi nomor satu.

“Jangan ada lahan-lahan sawit tidak digarap, segera konsolidasi. Kalau ada lahan tidur, cari apa permasalahan dan kendalanya,” kata Rudy Masud.

“Kalau masalah infrastruktur, masalah tenaga kerja, kita duduk bersama bagaimana mencarikan solusinya. Sayang kalau ada lahan atau areal yang tidur tidak dimanfaatkan,” lanjutnya.

Dirinya memaparkan komoditi kelapa sawit menjadi salah satu sumber energi yang dicari dan dibutuhkan dunia.

“Perusahaan yang tergabung dalam Gapki harus bisa mengambil kesempatan,” paparnya

Rudy Masud mendorong seluruh perusahaan kelapa sawit agar optimal memanfaatkan lahan tidur untuk perluasan areal perkebunan kelapa sawit.

“Kita memiliki data akurat lokasi/areal lahan tidur milik perusahaan hingga ribuan hektar. Lahan-lahan itu harus dimanfaatkan sesegera mungkin,” tegasnya.

Data perkebunan kelapa sawit Kaltim ada sekitar 1,47 juta hektar dan kalau dioptimalkan bisa mencapai dua juta hektar, maka Kaltim sudah bisa melampai Riau.

Gubernur Kaltim mengingatkan kalau ada areal yang masih tidur untuk segera di evaluasi berkaitan hak guna usaha (HGU).

“Kami akan berkomunikasi dengan kepala daerahnya agar dicarikan solusi. Ini penting agar tidak ada lagi lahan-lahan perkebunan kelapa sawit yang tidur,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru