59 Koperasi Merah Putih di Samarinda Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo Subianto

Tepian News – Pemkot Samarinda menyambut baik peluncuran koperasi merah putih oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Senin (21/7/2025) kemarin.

Total ada 59 Koperasi Merah Putih yang diluncurkan Presiden Prabowo di seluruh kelurahan di Kota Tepian.

Andi Harun, Wali Kota Samarinda, mengatakan dengan diluncurkannya 59 Koperasi Merah Putih di Kota Tepian, bakal menjadi tonggak penting dalam membangkitkan kembali semangat ekonomi kerakyatan.

“Koperasi bukan sekadar wadah usaha, melainkan juga simbol kekuatan bersama,” kata Andi Harun.

“Melalui koperasi, kita mengaktualisasikan semangat gotong royong, kebersamaan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah dinamika perubahan global,” lanjutnya.

Dirinya melaporkan Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake sudah dilengkapi dengan berbagai unit usaha yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Di antaranya: gerai sembako, usaha simpan pinjam BNI 46, klinik, apotek, cold storage/cold chain, logistik LPG, dan logistik kantor pos.

Pemkot Samarinda juga terus mendorong agar koperasi ini berkembang menjadi pusat layanan yang terintegrasi untuk mendukung ketahanan pangan.

“Selanjutnya segera akan dilengkapi dengan penggilingan dan pengeringan gabah, outlet pupuk subsidi/non subsidi, pupuk organik, pakan ternak, gerai penjualan ternak serta digitalisasi produksi, hilirisasi, dan pemasaran ketahanan pangan,” sebutnya.

Bagi Andi Harun, koperasi bukan hanya instrumen ekonomi, tapi juga ruang pembelajaran, tempat masyarakat belajar mengelola, berkolaborasi, dan tumbuh bersama. Oleh karena itu, ia berharap koperasi ini bisa menjadi contoh nyata praktik ekonomi berbasis potensi lokal.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Lempake diharapkan menjadi wadah pembelajaran sekaligus praktik nyata ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal,” tegasnya.

Pemkot Samarinda, tambahnya, akan terus menjadikan koperasi sebagai mitra strategis. Termasuk dalam membangun jejaring dengan perguruan tinggi, BUMN, BUMD, serta pelaku usaha.

Sebagai contoh, kerja sama antara Universitas Mulawarman dan Bank Kaltimtara turut diresmikan dalam momen ini sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan kelembagaan koperasi.

“Salah satunya adalah melalui kerja sama antara Universitas Mulawarman dan Bank Kaltimtara yang hari ini juga kita saksikan bersama,” lanjutnya.

Andi Harun juga menekankan tantangan koperasi saat ini tidak ringan. Mulai dari rendahnya literasi keuangan hingga keterbatasan akses permodalan.

“Saya yakin dengan komitmen kebersamaan, kegigihan stakeholder, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun pusat, perlahan tapi pasti tantangan ini akan dapat kita lalui,” pungkasnya. (*)

Bagikan:

Berita Terbaru